Jumat, 18 November 2011

Pendahuluan

Prastiwi adalah nama yang unik menurutku. Belum pernah aku menemukan atau mendengar nama itu disebutkan oleh seseorang ketika berkenalan, kecuali oleh seoarang teman kecilku yang sekarang entah ada di mana. Nama lengkapnya Utami Prastiwi. Dia tetangga baru yang hanya sekitar setahun atau dua tahun tinggal di kampungku. Bapaknya Kepala Polisi, yang biasa dipanggil pak Mendan,kepanjangannya Pak Komandan. Prastiwi seorang yang ramah, tidak sombong, cantik dengan rambut sepanjang pinggang. Aku terkesan saat dia mengundangku pada acara ulang tahunnya yang ke...berapa...entah aku lupa. Namun sebuah acara yang belum pernah diadakan di kampungku itu tentu saja terlihat 'wah' dan menyedot perhatian semua warga. Namun karena yang punya acara pak Mendan, jadi nggak ada yang sembarangan berani menggeruduk rumah dinas yang terletak di belakang kantor Polisi itu. Ada kue tart, pertunjukan tiup lilin dan pembagian snack dan nas kuning adalah hal pertama dan termewah di kampungku saat itu.

Dan nama itu yang akan kupakai untuk tokoh dalam novelku nantinya. Bagaimana dan seperti apa Prastiwi dalam novelku nanti? Yang pasti dia cantik dan pintar. Dan dia juga aktif di pecinta alam.  Apa istimewanya seorang Prastiwi? Kenapa memang dia? Ada apa dengan cewek bernama Prastiwi itu? Dengan membaca Bismillahirohmaanirrohiim, aku akan mulai mengungkapnya dan menceritakannya. Awalnya hanya sekedar ingin memuntahkan sesuatu yang berkecamuk di dalam benakku. Namun nyata-nyata aku sekarang bahkan ingin membuatnya menjadi sebuah novel.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar